0

Palestina Tak Kaget Israel Ancam Lanjut Serang Usai Gencatan Senjata

palestina-tak-kaget-israel-ancam-lanjut-serang-usai-gencatan-senjata

CNN Indonesia

Sabtu, 25 Nov 2023 15:30 WIB

Pemerintah Palestina tidak keget mendengar ancaman Netanyahu yang menyatakan akan terus memborbardir Gaza usai gencatan senjata.
Pemerintah Palestina tidak keget mendengar ancaman Netanyahu yang menyatakan akan terus memborbardir Gaza usai gencatan senjata. (CNN Indonesia/Sakti Darma)

Jakarta, CNN Indonesia

Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun merespons ancaman Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang akan tetap menyerang Gaza dan sekitarnya usai gencatan senjata.

Zuhair mengatakan gencatan senjata yang dimulai sejak Jumat (24/11) lalu hanyalah sementara. Cuma ada empat hari untuk warga Palestina menarik napas, itu pun termasuk dengan kesepakatan bertukar tawanan perang.

“Kami tidak kaget dengan itu (pernyataan Netanyahu),” ucapnya di Kedubes Palestina, Jakarta Pusat, Sabtu (25/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Agresi Israel memang selalu begitu, membunuh, menghancurkan. Itu mentalitas mereka. Jika tidak ada tekanan untuk mengintervensi, mengontrol situasi, dan mengakui kemerdekaan Palestina, Israel akan bebas melakukan apa yang mereka mau,” sambung Zuhair.

Di lain sisi, Zuhair memastikan beberapa warga Indonesia yang masih berada di Palestina dalam keadaan aman. Akan tetapi, ia menyebut Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza hancur dibombardir Israel.

Kerusakan yang sama juga terjadi di RS Al Shifa. Ia mengatakan mereka yang menetap di kedua RS tersebut banyak yang terluka, meski tidak dirinci apakah korban termasuk warga Indonesia.

Sebelumnya, PM Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pihaknya akan terus melancarkan agresi ke Jalur Gaza Palestina. Padahal, sudah disepakati gencatan senjata selama empat hari dengan Hamas.

“Saya ingin menegaskan. Kita sedang dalam perang dan akan terus berperang sampai kita mencapai seluruh tujuan kita, untuk menghancurkan Hamas, dan untuk membebaskan seluruh sandera dan warga kita yang hilang,” tegas Netanyahu beberapa hari lalu.

Per Rabu (22/11), Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan korban tewas akibat agresi Israel di Gaza mencapai 14.128 orang. Sebanyak 5.600 dari korban tewas merupakan anak-anak dan 3.550 lainnya perempuan.

Lalu, ada sekitar 33 ribu orang terluka akibat agresi Israel sejak 7 Oktober 2023 lalu.

(skt/pta)

Palestina
RajaBackLink.com

More Similar Posts

RajaBackLink.com
Postingan Lainnya
RajaBackLink.com